Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Lelah Menagih, Viral Pria di Yogyakarta Anggap Lunas Utang Temannya Rp 16,4 Juta

  Permasalahan uang kerapkali menjadi penyebab putusnya hubungan antar manusia. Salah satunya disebabkan oleh utang atau meminjam uang. Ada pula teman yang meminjam uang, namun hingga bertahun-tahun tidak segera dilunasi. Selain itu, seringkali peminjam uang justru marah ketika uangnya ditagih. Padahal pemberi utang hanya berusaha mengingatkan kewajiban untuk melunasi utang tersebut. Kisah menarik tentang utang antara teman ini sempat viral di sosial media Facebook. Sebuah akun bernama Teja mengunggah daftar nama orang yang pernah berutang kepadanya. Dalam unggahan tersebut, Teja menyebut bahwa dia telah merelakan orang-orang yang berutang kepadanya dan tidak akan menagih uang yang mereka pinjam alias dianggap lunas. Total jumlah uang yang telah direlakan Teja sekitar Rp 16,4 juta. Berikut adalah penuturan Teja kepada Kompas.com (9/6/2020) tentang statusnya di Facebook yang kemudian menjadi viral di kalangan warganet.

Begini Nasib yang Bakal Anda Alami Jika Coba-coba Lari dari Utang

Gambar
Tagihan Anda setumpuk? Pastinya bikin pusing tujuh keliling. Apalagi kalau jatuh temponya sudah dekat. Mau tidak mau, suka tidak suka, harus dibayar hingga lunas.  Utang seperti tak berkesudahan. Sudah muak rasanya setiap bulan harus mencicil utang. Lalu terlintas dalam benak, ingin lari dari semua utang-utang ini. Kabur ke luar kota, bahkan kalau perlu ke luar negeri sekalian. Mungkin dengan lari dari utang, Anda berpikir akan terbebas dari masalah keuangan tersebut. Padahal tidak demikian. Beginilah nasib yang akan Anda alami bila berniat kabur dari utang 1. Tidur Tak Nyenyak, Hidup Jauh Darikata Tenang Beranda     Artikel dan Tips     Pinjaman Pinjaman Begini Nasib yang Bakal Anda Alami Jika Coba-coba Lari dari Utang Edited by  Fiki Ariyanti 26 Oktober 2020           Tagihan utang  Anda setumpuk? Pastinya bikin pusing tujuh keliling. Apalagi kalau jatuh temponya sudah dekat. Mau tidak mau, suka tidak suka, harus dibayar hing...

Kisah Kesedihan Abu Umamah yang Terlilit Utang

  Abu Umamah sampai murung di dalam masjid Abu Umamah merupakan salah satu sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang diabadikan dalam beberapa riwayat. Salah satunya riwayat Imam Abu Dawud. Suatu hari, Abu Umamah duduk-duduk di masjid, sementara banyak orang sibuk bekerja. Mukanya tampak murung, seperti mengalami masalah berat Tingkah Abu Umamah dilihat Rasulullah. Kemudian, Rasulullah bertanya, " Wahai Abu Umamah, kenapa kamu duduk-duduk di masjid di selain waktu sholat?" " Saya sedang gundah dan terlilit utang, ya Rasulullah," jawab Abu Umamah. Rasulullah kembali bertanya, " Maukah engkau aku ajarkan sebuah doa yang apabila kamu membacanya, maka Allah akan menghilangkan gundahmu dan membayarkan utang-utangmu?" Mendengar perkataan Rasulullah, Abu Umamah tampak gembira. " Tentu, ya Rasulullah," kata dia. Rasulullah kemudian memberikan doa kepada Abu Umamah. Allahumma innii 'auudzu bika minal hammi wal hazan, wa a'uudzu bika minal 'ajzi wal...

Utang Lunas Berkat Salawat, Simak Kisahnya

  Kisah ini merupakan penggalan ceramah Syeikh Husna Syarif, ulama besar Mesir, yang diceritkan kembali oleh Al-Habib  Quraisy Baharun  (Pengasuh Ponpes Ash-Shidqu Kuningan). Berkat  salawat  dan kecintaannya kepada Baginda  Nabi   shallallahu 'alaihi wa sallam  (SAW), seorang laki-laki terbebas dari lilitan utang dan ancaman penjara. Dikisahkan, seorang laki-laki yang terbelit utang, hidup dalam tumpukan utang dan terancam dipenjara karena tak sanggup membayar utangnya. Dulunya ia kaya raya, lalu jatuh bangkrut, sehingga mempunyai utang yang amat banyak. Setiap hari, rumahnya didatangi orang untuk menagih utang. Hingga suatu hari ia pergi ke tempat salah seorang saudagar kaya untuk meminjam uang. Ia akan meminjam uang sebanyak 500 dinar. Saking terkenalnya orang ini banyak utang sampai-sampai saudagar ini bertanya: "Kira-kiar kapan anda akan melunasi pinjaman ini?" "Minggu depan tuan," jawabnya singkat. Ia pun pulang dengan membawa 500 dinar di g...

Kisah Arli Kurnia: Dari Utang Ratusan Juta, Balik Sukses Kantongi Miliaran

  Arlianto Kurniawan, atau lebih populer dengan nama Arli Kurnia, Pria kelahiran Jakarta, 2 Juni 1981 adalah seorang pengusaha yang dikenal banyak orang dengan pelatihan dan tips-tips bisnisnya. Jargon 'membebaskan diri dari utang' sangat identik dengan dirinya, begitu juga kiat membangun usaha tanpa modal 'bank'. Arli adalah Direktur Utama PT Sukses Niaga Solusindo yang terkenal dengan produk penghemat BBM bermerek Cleanoz. Ia mengawali karirnya sebagai penjual 'cairan ajaib' untuk kendaraan bermotor itu pada tahun 2012. Usahanya pun berhasil membawanya pada sosok pebisnis sukses. Namun, hal itu diperolehnya bukan dengan cara instan. Bahkan, sebelum memulai bisnis Cleanoz, ia memiliki utang yang sangat banyak hingga membuatnya terpaksa menjual seluruh aset yang ia miliki. Dulu saya bisnis pakai utang, beli mesin saja pakai utang, jadi nggak ada uang akhirnya saya apa-apa pakai angsuran. Waktu itu 1 bulan saya ada 6 angsuran. Ada mobil, ada mesin cuci, mobil saj...

Wahai Bilal, Allah Berikan Karunia-Nya untuk Bayar Utangmu

  Jangan bersedih ketika menghadapi suatu cobaan, sebagaimana kisah Bilal yang berhutang kepada seorang musyrik untuk menolong fakir miskin. Saat itu Rasulullah SAW tidak mempunyai harta sedikit pun untuk menolong fakir miskin, maka beliau meminta tolong pada Bilal untuk berhutang kepada siapapun. Ternyata Bilal dijebak oleh orang musyrik untuk berhutang kepadanya, ketika Bilal resah memikirkan bagaimana harus melunasi hutangnya kepada orang musyrik itu, tiba-tiba datanglah pertolongan dari Allah SWT Dikutip dari Buku yang berjudul “ Himpunan Fadhilah Amal ” karya Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi Rah.a. bahwa pada suatu ketika Bilal ra ditanya, “Bagaimanakah biaya keperluan Nabi SAW?” Jawabanya, “Beliau tidak pernah menyimpan sesuatu untuk esok hari. Akulah yang mengurusnya.” Sudah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW, jika Beliau didatangi seseorang yang kelaparan, maka bila tidak ada biaya beliau akan berkata kepada Bilal, “Pinjamilah dari siapa saja agar dapat memberi makan ...